DPW Wahdah Islamiyah Kalimantan Barat menerima kunjungan Ustadz Irfan Mas’ud, Ketua Departemen Pengembangan Usaha Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah, dalam rangka penguatan sinergi dakwah dan pengembangan usaha kelembagaan di wilayah Kalimantan Barat.
Selama berada di Kota Pontianak, Ustadz Irfan Mas’ud menjalani sejumlah agenda penting. Selain bersilaturahmi dan bertemu dengan jajaran pengurus Wahdah Islamiyah Kalimantan Barat, beliau juga menyempatkan diri menyampaikan khutbah Jumat kepada jamaah.
Dalam khutbahnya, Ustadz Irfan menegaskan bahwa harta merupakan salah satu bentuk ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Menurutnya, setiap muslim akan dimintai pertanggungjawaban atas harta yang dimiliki, baik dari sisi cara memperolehnya maupun bagaimana harta tersebut digunakan.
“Allah menguji hamba-Nya dengan harta. Ia bisa menjadi sebab kebaikan, namun juga dapat menjadi sebab kebinasaan apabila tidak dikelola dengan benar,” ujar Ustadz Irfan.
Beliau menambahkan bahwa Islam tidak melarang umatnya untuk memiliki harta. Yang terpenting adalah memastikan harta tersebut diperoleh dari jalan yang halal dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan.
“Islam tidak melarang kita menjadi kaya. Yang dilarang adalah ketika harta melalaikan kita dari ketaatan kepada Allah. Jika harta itu halal dan digunakan untuk kebaikan, maka ia justru menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah,” lanjutnya.
Selain agenda dakwah, Ustadz Irfan Mas’ud juga menghadiri dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pendanaan Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang dikelola oleh Wahdah Islamiyah di sejumlah titik di Kalimantan Barat. Penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pelayanan umat, khususnya pemenuhan gizi masyarakat melalui pengelolaan dapur yang amanah dan berkelanjutan.
Program Dapur MBG diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Wahdah Islamiyah dalam mendukung kesejahteraan umat dan penguatan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Kunjungan Ustadz Irfan Mas’ud ke Kalimantan Barat diharapkan semakin mempererat hubungan antara pengurus pusat dan wilayah, sekaligus memperkuat peran Wahdah Islamiyah dalam dakwah, pengembangan usaha, dan pelayanan sosial. Melalui sinergi yang terbangun, Wahdah Islamiyah Kalimantan Barat diharapkan terus memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi umat dan masyarakat luas.